"Guru Bitara Nadi Negara"
Hari ini…
kita menyebut tentang guru…
Namun…
siapakah sebenarnya guru dalam hidup kita…?
Seorang ibu…
Dialah guru pertama…
yang tidak pernah meminta gaji…
tidak pernah meminta penghargaan…
Sejak dari dalam rahim…
dia telah mendidik dengan doa…
Dalam tangis…
dalam sujud…
dalam harapan yang hanya Allah menjadi saksi…
Di rumah…
Dialah qudwah…
yang mengajar kita menyebut nama Allah…
yang memimpin tangan kecil ini untuk sujud pertama kali…
Kemudian…
Kita melangkah keluar…
Ke playgroup…
ke tadika…
ke sekolah…
hingga ke universiti…
Di setiap langkah itu…
Ada wajah-wajah yang sabar…
ada suara-suara yang tidak jemu…
Itulah guru…
Yang mengajar kita membaca…
yang membentuk kita menjadi manusia…
Walau kadang-kadang…
mereka sendiri terluka…
namun tetap tersenyum… demi kita.
Hari ini…
Izinkan aku…
Menundukkan hati…
merendahkan diri…
Untuk mengucapkan…
Terima kasih… wahai guru-guruku…
Yang pernah memegang tangan ini…
yang pernah menegur kesalahanku…
yang pernah bersabar dengan kenakalanku…
Jika hari ini aku mampu berdiri…
bercakap…
membimbing…
Ketahuilah…
di belakangku… ada doa dan didikan kalian…
Dan buat anak-anak didikku…
Yang pernah aku marahi…
yang pernah aku tegur…
yang pernah aku didik dengan penuh harapan…
Maafkan aku…
jika tidak sempurna dalam mendidik kalian…
Namun ketahuilah…
Setiap teguran itu…
lahir dari kasih…
Setiap nasihat itu…
datang dari doa yang tidak pernah putus…
Aku tidak mengharapkan apa-apa…
Cukuplah…
Jika suatu hari nanti…
Kalian menjadi insan…
yang memberi manfaat kepada agama…
yang menjadi cahaya kepada masyarakat…
Itulah hadiah terbesar… buat seorang guru…
Dan buat anak-anakku…
serta cucu-cucuku yang ku kasihi…
Ketahuilah…
Aku bukan sekadar ingin melihat kalian berjaya…
Tetapi aku ingin…
melihat kalian berjalan menuju syurga…
Jika suatu hari aku tiada nanti…
Jangan lupakan…
Doa untukku…
Kerana itulah…
harapan terakhir seorang guru…
yang juga seorang ibu…
Dan buat semua guru…
yang mendidik umat ini…
Yang mengajar dalam sunyi…
yang berkorban tanpa dikenali…
Ketahuilah…
Setiap huruf yang kalian ajar…
setiap jiwa yang kalian sentuh…
Akan menjadi saksi…
di hadapan Allah nanti…
Selamat Hari Guru…
Terima kasih…
atas segala pengorbanan…
atas segala kesabaran…
atas segala cinta yang tidak pernah diminta balasan…
Kerana sesungguhnya…
Seorang guru…
Mungkin dilupakan oleh manusia…
Tetapi…
tidak pernah dilupakan oleh Allah…
“Dan di akhirat nanti…
ilmu yang diajarkan itu…
akan datang… sebagai cahaya…”
#TadikaKhalifahBestari
#Mendidikinsansolehwamusleh
#BangunkanJiwamu
#Berilmubestarisoleh



No comments:
Post a Comment